Jesús Rojas Alou tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah Giants San Francisco dan Major League Baseball yang berhasil mencatat enam hit dalam satu pertandingan berdurasi sembilan inning. Kejadian itu berlangsung pada 10 Juli 1964 di Wrigley Field, Chicago, di hadapan 13.556 penonton.

Penampilan itu mengukir namanya dalam catatan sejarah: Alou turun di urutan keenam, bermain sebagai pemain luar kanan, dan menghasilkan enam pukulan—lima kali single dan satu home run—melawan enam pitcher berbeda. Pertemuan itu berakhir dengan kemenangan Giants 10-3.
Detil laga 10 Juli 1964 di Wrigley Field
Dalam pertandingan melawan Cubs, urutan hit Jesús Rojas Alou terjadi sepanjang kolom inning dan melibatkan beberapa pitcher lawan. Pada inning pertama Alou membuka malamnya dengan sebuah garis ke tengah menghadapi Dick Ellsworth. Pada inning ketiga datang lagi sebuah single ke tengah melawan Lew Burdette. Di inning keempat ia mengulangi keberhasilan dengan garis ke kanan terhadap Don Elston.
Di inning keenam, Alou melesakkan satu-satunya homer dalam penampilannya—sebuah tembakan ke lapangan kiri yang memecah tekanan lawan, terjadi saat menghadapi Dick Scott. Ia kemudian menambahkan single ke tengah di inning ketujuh menghadapi Wayne Schurn, dan menutup rangkaian dengan sebuah infield line yang masuk ke tengah pada inning kesembilan melawan Lindy McDanields. Fakta bahwa enam hit itu datang melawan enam pitcher berbeda memberi dimensi tersendiri pada prestasi tersebut.
Pitcher andalan Juan Marichal melemparkan complete game untuk Giants pada hari itu, membolehkan 11 hit dan 3 run bersih, tanpa memberi base on balls, sambil mencatat 10 strikeout. Kemenangan tersebut menaikkan rekor Marichal menjadi 12-4.
Makna rekor dan catatan tambahan
Rekor enam hit dalam sembilan inning merupakan tonggak langka: untuk melampauinya diperlukan catatan sempurna tujuh-dari-tujuh dalam pertandingan sembilan inning melawan tujuh pitcher berbeda, sebuah prestasi yang disebut hampir mustahil untuk dicapai. Kenangan terhadap Jesús Rojas Alou juga tercatat menjelang akhir hayatnya; ia meninggal dunia pada 10 Maret 2023 pada usia 80 tahun.
Peristiwa lain pada 10 Juli dalam sejarah MLB
Tanggal 10 Juli juga menyimpan beberapa momen penting lain dalam sejarah liga. Pada 10 Juli 1951, di Briggs Stadium, Detroit, Alfonso Carrasquel menjadi orang Amerika Latin pertama yang tampil di pertandingan All-Star. Carrasquel, shortstop asal Caracas yang dijuluki ‘Chico’, berada di lineup awal Liga Amerika di bawah manajer Casey Stengel. Ia bermain secara defensif pada inning pertama saat menangkap rodado Gil Hodges, lalu di inning kedua mencetak single ke pitcher Robin Roberts. Pada inning keenam Carrasquel digantikan oleh rekan se-latinnya, Orestes ‘Minnie’ Miñoso. Pertandingan itu dimenangkan Liga Nasional 8-3.
Pada tahun-tahun lain yang tercatat pada tanggal tersebut: tahun 1962 Juan Marichal melempar salah satu dari dua penampilan All-Star dan menjadi pitcher Dominika pertama yang mencatat kemenangan di ajang tersebut; tahun 1980, Rafael Belliard ditandatangani oleh Pittsburgh Pirates; dan pada 1987, Félix Fermín mencatat hit pertamanya di Major Leagues melawan pitcher Jimmy Jones dari San Diego.
Peristiwa-peristiwa ini menegaskan bagaimana satu tanggal bisa memuat beragam momen bersejarah dalam lintas era dan figur di jagat bisbol. Ingatan atas Jesús Rojas Alou khususnya tetap hidup lewat catatan enam hit yang langka dan cara ia membantu kemenangan Giants di Wrigley Field pada musim 1964.
