Traoré Udinese menjadi nama yang makin sering dikaitkan dengan klub musim panas ini. Pemain asal Jerman keturunan Togo dari Heidenheim disebut berada di ambang kesepakatan untuk bergabung sebagai pengganti Ehizibue.

Di saat yang sama, klub juga aktif pada lini serang dan lini di belakang penyerang. Ada laporan bahwa pihak klub telah mengajukan tawaran awal untuk Gómez dan menargetkan pemain kelahiran 2003 dari Athletic Bilbao dalam rencana penguatan skuad.
Traoré dari Heidenheim Mendekat ke Udinese
Nama Traoré kembali menonjol dalam bursa transfer menyusul intensitas pergerakan dari pihak klub. Sumber menyebutkan pemain berkebangsaan Jerman yang berlatar keturunan Togo itu bersiap untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Ehizibue.
Pergeseran ini menjadi bagian dari strategi klub untuk segera menutup kebutuhan personel jelang kompetisi berjalan, dengan menempatkan Traoré sebagai opsi yang dianggap layak untuk mengisi celah yang muncul setelah kepergian atau perubahan status pemain sebelumnya.
Tawaran Pertama untuk Gómez
Selain upaya mendatangkan Traoré, manajemen juga dikabarkan telah menyodorkan tawaran pertama untuk Gómez. Detail nilai tawaran dan respon resmi kedua pihak belum diungkap secara lengkap, namun komunikasi pihak klub dan perwakilan pemain digambarkan berjalan dalam suasana yang positif.
Dalam kaitan dengan pembicaraan mengenai Gómez, disebutkan ada kecocokan pihak-pihak yang terlibat: “Buona sintonia tra le parti”. Ungkapan ini menandakan adanya kesan kesepahaman awal yang dapat membuka jalan bagi kelanjutan negosiasi.
Perkuat Skuad di Balik Penyerang
Di luar pergerakan Traoré dan tawaran untuk Gómez, klub juga fokus memperkuat bagian tim yang beroperasi di belakang para penyerang. Sasaran salah satunya adalah pemain kelahiran 2003 dari Athletic Bilbao, yang masuk daftar pengamatan sebagai bagian dari upaya memperdalam opsi teknis dan kemampuan bermain di lini tersebut.
Pendekatan ini memperlihatkan rencana tim untuk menambah kedalaman skuad, terutama pada area yang kerap menjadi penentu kreativitas dan dukungan bagi lini depan. Identifikasi pemain muda dari akademi atau tim lain seperti Athletic Bilbao menunjukkan ambisi klub untuk menggabungkan pengalaman dan potensi generasi berikutnya.
Seiring proses negosiasi berjalan, pihak klub tampak bergerak di beberapa front transfer. Traoré yang berasal dari Heidenheim disebut paling dekat untuk menyelesaikan kepindahan, sementara langkah terhadap Gómez dan buruan pemain 2003 Athletic Bilbao masih mengikuti ritme pembicaraan yang terus berlangsung.
Perkembangan lebih lanjut dari proses transfer ini akan menjadi pengaruh utama bagi komposisi skuad sekaligus strategi tim pada periode mendatang, baik dalam jangka pendek maupun untuk musim yang akan datang.

